Menulis Inspirasi Berbagi motivasi

Minggu, 07 Februari 2021

Ide Kreatif untuk Karya Inovatif

 


Saat kita membaca karya-karya dari para penulis hebat. Rasa kagum dan terkesima pasti selalu hadir. Ide-ide kreatif dari penulis begitu mengalir. Dikemas dengan bahasa yang apik. Membuat kita begitu menikmati, setiap kata demi kata yang tertulis. Tak rela jika harus terlewat walaupun hanya satu kata saja.

Membaca dari rentetan karya Andrea Hirata, dengan buku tetraloginya. Pembaca seakan begitu dekat dengan alam yang digambarkan oleh Andrea Hirata. Seperti halnya saat ia menggambarkan pulau Belitung atau kota Perancis dari novel Sang Pemimpi dan Endensor.

Ada juga Asma nadia dengan novel dan cerpennya. Rangkaian kata  dan alur yang apik, membuat pembaca begitu terkuras emosinya. Ada- ada saja ide yang yang dikembangkan. Hingga melahirkan karya yang membahana.

Tak kalah hebat,  Bapak Munib Qatib juga sangat sukses membius pembaca dalam karya-karya pendidikannya. Seperti dalam bukunya, Sekolahnya Manusia, Gurunya Manusia dan Sekolah Anak Juara. Ide-ide kreatif tentang guru dan pendidikan mengalir dengan sangat indah. Meski dengan bahasa yang sederhana namun sangatlah memotivasi.

Banyak orang hobi membaca, namun saat ingin mencoba menulis. Seringkali  kesulitan dalam menemukan ide dan mengembangkannya.  Kebingungan mencari ide apa, yang lebih pas untuk dikembangkan. Meskipun banyak ada hal menarik, disekitar kita yang dapat kita jadikan ide.

Pertemuan ke 14 di kelas menulis kali. Memberikan pencerahan bagi kita dari permasalahan  soal ide menulis.  Lewat Bapak Agus Sampurna. Beliau adalah  Education Spesialis dan sekaligus ketua yayasan Pendidikan di Sorowako Sulawesi Selatan. Di tahun 2015 hingga 2020, Bapak Agus sempat menjadi konsultan sekolah dan project leader pada putra sampoerna foundation school Devolepment Outreach di Jakarta.

Dalam kesempatan berbagi kali ini, peraih penghargaan blog pendidikan terbaik detik com pada tahun 2009. Mengawali pencerahaannya dengan  sebuah catatan bahwasanya 90% ide tulisan itu muncul. Saat kita tak peduli dengan apa yang dikatakan orang lain tentang tulisan kita. Sedangkan 10% keberhasilan kita dalam menulis adalah dari seberapa kita konsistensi dalam menulis. Dapat diartikan, ide memegang peran paling penting dari menulis.

Berkaitan dengan bagaimankah kita dapat menemukan ide yang menarik kemudian dapat mengembangkan ide dalam tulisan. Pak Agus memberikan point penting yang perlu kita lakukan. Salah satunya adalah membuat  daftra ide yang muncul, kemudian baru kita kembangkan dalam tulisan. Proses untuk mendapatkan ide bisa kita lakukan lewat trik ATM( Amati, Tiru, dan modifikasi). Sesungguhnya tidak ada yang benar-benar baru di dunia ini. “No thing New Under The Sun’s.

Memberikan pencerahan dalam menemukan ide saat menulis, ada beberapa tips dari Pak Agus. Tips yang dapat diterapkan kita cermati dan kita terapkan, diantaranya adalah

v Menulislah dengan hati, kemudian mengeditlah dengan pikiran. Utamakan pembahasan inti. Buanglah dengan jauh hal tak perlu

v Jangan mengahakimi diri sendiri saat kita  mulai menulis

v Sederhanakanlah pesan saat menulis, buatlah tulisan kita menarik dan tidak membosankan untuk dibaca

v Menulislah dengan baik seperti halnya kita berpikir dengan baik

v Perbanyak kuantitas dalam menulis, agar kita terlatih.

v Pisahkan kegiatan mencari ide dan menulis

v Konsistenlah dalam menulis,

v Miliki gaya sendiri dalam menulis.

v Publikasikan tulisan menjadi sebuah  hasil karya bukan hanya sekedar asal posting

v Jangan pernah memaksakan diri  untuk punya produk asli sendiri. Tanpa butuh referensi. Hal ini akan menyebabkan penulis justru merasa kesulitan hingga akhirnya meninggalkan menulis.

Pencerahan yang diberikan oleh Pak Agus begitu padat berisi, sangat dekat denga apa yang kita alami sebagai penulis. Terutama penulis pemula.  Dari pencerahan tersebut, mari kita terapkan. Sehingga ilmu yang kita dapatkan tidak hanya sebatas teori. Harus ada aplikasinya, agar keberhasilan kita dalam menulis dapat terwujud. Menjadi penulis hebat sudah terasa lebih dekat, bahkan sangat dekat.

 

Dwi Rahmiati

MTs Negeri 2 Mukomuko

 

 

1 komentar:

  1. Mantap. Pancing Ide dengan ATM (amati, tiru, modifikasi) teknik jitu. saya sepakat. Lanjutkan semangat menulis. Salam Literasi.

    BalasHapus