Bapak/ ibu dan sobat blogger yang hebat diseluruh tanah air.
Tahukah kita, bahwa kemampuan menulis dari seorang penulis
bukanlah hanya dilatar belakangi oleh bakat. Selama ini, seringkali kali kita mendengar sebuah
pernyataan dari seseorang, bahwa ia mampu menulis karena memiliki bakat.
Apabila dalam diri kita tidak memiliki bakat menulis, maka kegiatan menulis
yang kita lakukan akan sia-sia saja. Tulisan kita akan jelek, tidak bermanfaat,
kehabisan ide atau banyak alasan lainnya. Alasan yang meracuni pemikiran kita
sehingga membuat kita malas menulis bahkan stop untuk melakukan kegiatan
menulis.
Kemampuan menulis pada dasarnya, memiliki persamaan dengan
kemampuan berbicara. Setiap hari kita mampu berberbicara lewat kata. Berbicara
tentang apa saja yang kita lihat, kita dengar dan kita rasakan. Begitupun halnya dengan kemampuan menulis,
kita juga mampu menuangkan semua yang kita lihat, kita dengar, dan kita rasakan
lewat sebuah tulisan. Lantas apakah yang menjadi permasalahan kita dalam
menulis? Mengapa harus menunggu berbakat dulu baru kita mau menulis?
Sobat blogger yang hebat, kemampuan kita dalam menulis tentu
tidak dapat terlepaskan dari kemampuan
membaca. Semakin banyak kita membaca, berkeliling dunia lewat jendela
pengetahuan. Maka akan semakin banyak ide yang dapat kita tuangkan dalam menulis.
Dalam kegiatan pembelajaran menulis malam ini, tepatnya pada
hari Jumat, 8 Januari 2020 edisi pertemuan ke 3 di kelas menulis. Saya banyak
mendapatkan materi tentang menulis yang luar biasa dari seorang narasumber
yaitu Ibu Sri Sugiharti, M.Pd atau lebih akrab dipanggil dengan
sebutan Ibu Kanjeng. Tema yang disajikan narasumber pada malam hari ini adalah
sangat menarik sekali untuk kita kaji yaitu
“ Menulis
dengan kekuatan silaturahmi”
Kita semua tahu, bahwa silaturahmi adalah jalan pembuka
rezeki. Lewat silaturahmi Ibu Kanjeng ini sudah banyak membuktikan. Bahwa banyak karya beliau lahir dari hasil pertualangan beliau saat bersilaturahmi.
Baik dalam dunia nyata ataupun alam dunia maya. Terutama bersilaturahmi lewat
jendela dunia yaitu membaca.
Motivasi penting secara keseluruhan dari materi pembelajan
menulis yang disampaikan Ibu Kanjeng adalah
- Perbaiki niat kita terlebih dahulu dalam menulis, agar ketika melakukan kegiatan menulis kita dapat lebih fokus.
- Menulislah
untuk berbagi, agar apa yang kita lakukan bermanfaat bagi diri kita sendiri,
orang lain, agama, dan bangsa.
- Ketika membuat judul dalam tulisan hendaklah
judul tidak hanya menarik tapi harus sesuai dengan isi dari tulisan. Agar
pembaca tidak merasa terkecoh dan kecewa saat membaca tulisan kita. Jika judul
yang kita buat tidak sesuai dengan isi tulisan kita.
- Kekuatan
silaturahmi sangat memberikan efek luar biasa dari lahirnya sebuah karya.
Salam literasi,,,semangat dalam
berkarya….😇😇
