Menulis Inspirasi Berbagi motivasi

Kamis, 17 Desember 2020

Apa Arti Ibu Bagimu??


 Apakah arti ibu bagimu????

Ibu, mamak, emak, umak, mama, mami, umi, ummah atau sebutan lainnnya. Bagi  kita adalah sosok wanita hebat luar biasa di dunia. Malaikat yang Allah turunkan ke dunia, meyakinkan kita di hadapan Sang Khalik bahwa kita, merasa yakin untuk hadir di dunia. Melihat segala keindahan dunia, beribadah dan bertakwa kepada Sang Khalik hingga pada akhirnya nanti kita kembali di hadapan Sang Khalik.

Mamak, itulah panggilan sayang yang aku sematkan untuk malakaitku di dunia ini. Bagiku mamak adalah sumber keberkahan dalam hidupku. Bahagia dan suksesnya hidup ini, tidak pernah lepas dari usaha keras yang telah beliau lakukan untukku. 

Perjuangan hebat, selama sembilan bulan mengandungku, melahirkan ku, merawatku dengan penuh cinta, menangis saat aku sakit dan terluka, bahkan meski sakit segala upaya dilakukan untuk dapat memberikan ASI yang sempurna, harus terjaga di malam hari demi nyenyak dan nyamannya tidurku, dan masih banyak lagi yang lain. Yang takkan cukup tinta ini untuk aku menuliskan semua kebaikan mamak untukku dan untuk anak-anaknya.  

Semua perjuangan hebat yang telah mamak lakukan. Bagiku adalah sebuah catatan penting dalam hidupku, yang harus selalu aku ingat, aku resapi, dan aku masukkan sedalam-dalamnya dalam pikirannku. Siapalah aku, dan apakah artinya aku tanpa Mamak?????

Dulu, waktu kecil sempat terbesit di benakku akan betapa kerasnya didikanmu.Mengajarkan agar aku dapat selalu manjaga sopan santun saat berkunjung ke rumah orang lain, tidak mudah bagiku untuk mendapatkan semua mainan dan keinginanku tanpa usaha, harus pandai membagi waktu antara sekolah dan rumah, harus punya cita-cita ke depannya aku mau jadi apa, dan masih banyak yang lain. Meskipun saat  itu usiaku masih terlalu kecil untuk semua.

Tak jarang dulu ada rasa di hatiku, iri terhadap teman-temanku yang dapat dengan mudahnya mendapatkan semua yang diinginkannya. Tapi seiring, berjalannya waktu aku mulai paham dan mengerti itulah bentuk kasih sayang yang hakiki dari mamak kepadaku dan anak-anaknya.

Selalu aku ingat, mamak lah yang mengatakan kepadaku menjadi orang berilmu itu lebih mulai nak dibandingkan kamu banyak harta. Sehingga, perlahan meski usiaku masih dini sekali waktu itu. Aku sudah memiliki cita-cita sangat tinggi. Saat semua teman sebayaku, belum sama sekali mengenal tentang jenjang pendidikan lebih tinggi. Aku sudah mulai mengenalnya. 

Di bangku SD kelas lima saat itu, aku sudah punya cita-cita nanti aku ingin kuliah di Universitas Indonesia. Setelah itu selesai dengan predikat coumlode. Aghhhh... rasanya kalu aku ingat waktu itu kadang aku senyum sendiri.

Sejak SD, mamaklah orang yang paling setia menemaniku saat belajar. Meskipun di tengah kesibukkannya sampe larut malam membuat dagangan kue yang harus ia jual di pagi hari. Di titipkan ke kantin-kantin sekolah. Setiap kali ada pertanyaan di sekolah tentang kondisi negara di dunia. Akulah yang paling bersemangat melahap pertanyaan-pertanyaan itu. Hal itu dikarenakan, mamak seringkali kali menemani ku mencatat setiap kali ada pengetahuan baru di dunia berita. Acara di TV yang menyiarkan berita tentang dunia. Mamak juga orangnya yang selalu mengajarkan aku untuk punya tanggung jawab dalam setiap pekerjaanku, meskipun saat itu usiaku masih kecil. Mamak juga yang mengajarkan aku harus punya aturan, tidak bisa melakukan sesuatu semaunya saja. Walaupun bermain, belajar, dan apapunnya yang lainnya harus punya waktu. Rasanya tak dapat aku sebutkan semua, karena banyak sekali yang mamak lakukan sebagai bentuk cinta kasih sayangnya kepadaku dan anak-anakku. Menurut mamak, sayang sama anak itu sama orangnya bukan kelakukannya. Jika kelakuan tidak pantas meski masih kecil harus ditegur bukan didiamkan. Kalau tidak ditegur mau jadi apa??

Saat ini aku telah dewasa, punya keluarga kecil yang sempurna punya pekerjaan yang mapan dan mungkin akan didambakan oleh semua orang di luar sana. Semua karena mamak. Intinya apapun yang aku raih sampai saat ini tentu hasil dari kerja keras mamak.

Tak dapat aku ungkapkan dengan kata, bentuk syukurku atas semua yang aku capai sampai detik ini. 

Terimakasih banyak mamak untuk semua yang kau berikan untukku dan anak-anakmu. Rasa keiklhasan, tanggung jawab dalam bekerja, ketakwaan dengan Sang Khalik yang dulu selalu kau ajarkan. Sangat berguna sekali dalam hidupku.

Saat ini aku adalah seorang ibu, akupun akan mencontoh cara mu mendidik anak-anakmu.

Untuk mamakku dan semua mamak-mamak di seluruh dunia ini. Tak akan pernah ada yang dapat menggantikan posisimu. Engkaulah wanita hebat, yang punya bahu yang tanggung dan hati yang lembut. Karena kehebatanmu juga, telah lahir orang-orang hebat di dunia ini.

LOVE YOU MAMAK ...




 

6 komentar:

  1. Bagus sekali tulisannya, menginhatkan pengslaman ibuk Pada masa kecol kecil, sukses selalu ibuk..

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih ibu...sedang belajar menulis ini buk

      Hapus
  2. Bagus sekali tulisannya, menginhatkan pengslaman ibuk Pada masa kecol kecil, sukses selalu ibuk..

    BalasHapus
  3. Bagus sekali tulisannya, menginhatkan pengslaman ibuk Pada masa kecol kecil, sukses selalu ibuk..

    BalasHapus
  4. Ibu adalah madrasah pertamaku. Belajar semua dari sana.

    BalasHapus
  5. Ibu, mamak, emak, umak, mama, mami, umi, ummah apalagi kira kira sebutan untuk Ibu
    Apapun sebutanya Ibu merupakan harta terpenting bagi kita semua.
    Sehat selalu

    BalasHapus